Kepala Desa Caturtunggal Sampaikan Bantuan Pembinaan Dalam Acara Pengukuhan Kelompok Masyarakat Tradisional Seni Hadroh As Salwa Padukuhan Seturan

Berita Desa Caturtunggal
img
img
admin 08 September 2019

Kepala Desa Caturtunggal Sampaikan Bantuan Pembinaan Dalam Acara Pengukuhan Kelompok Masyarakat Tradisional Seni Hadroh As Salwa Padukuhan Seturan

Seturan, caturtunggal.id- Hadroh merupakan musik nuansa islami yang melantunkan shalawat Nabi Muhammad SAW dengan diiringi dengan alat tabuhan maupun alat tertentu. Saat ini kesenian hadroh telah menjamur di berbagai daerah tak terkecuali di Kabupaten Sleman. Salah satunya di Padukuhan Seturan, Desa Caturtunggal, Kecamatan Depok.

Minggu pagi (08/09) bertempat di Masjid Al-Jihad Seturan, kegiatan pengukuhan kelompok hadroh As Salwa dihadiri oleh Perwakilan dari Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman, Paguyuban Seni dan Religius (PASER) Kabupaten Sleman, Camat Depok, Kepala Desa Caturtunggal, Agus Santoso, S.Psi, beserta perangkat,Ketua TP-PKK Desa, Dukuh Seturan, serta tokoh masyarakat Padukuhan Seturan.

Siti Nurul HD, S.Ag, Ketua kelompok hadroh Assalwa menyampaikan kelompok hadroh awalnya terbentuk dari sekelompok ibu-ibu pengajian. Semangat untuk mensyiarkan agama dengan media kesenian menjadi motivasi untuk belajar dan berlatih hadroh.

Melalui perwakilan dari Dinas terkait dilakukan penyerahan Nomor Induk Kesenian setelah dilakukan penetapan serta pengukuhan kelompok kesenian masyarakat tradisional (hadroh) dengan membacakan surat keputusan dari Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman tersebut.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Desa Caturtunggal, Agus Santoso, S.Psi, juga menyerahkan bantuan pembinaan kelompok kesenian Hadroh Assalwa.

Agus Santoso, menyampaikan dukungannya kepada kelompok kesenian religi yang ada di seluruh wilayah Desa Caturtunggal. Melalui bagian pelayanan, Pemerintah Desa Caturtunggal berkomitmen penuh dalam mendukung segala bentuk kegiatan kesenian maupun keagamaan.

Dengan adanya beberapa kelompok kesenian religi tersebut dapat menyemarakkan pola dakwah tersegmentasi yang mencakup seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

Sementara itu, Dukuh Seturan, Mada Ferdian Sumedi, mengucapkan terimakasih atas dukungan serta pendampingan dari Kepala Desa Caturtunggal, Agus Santoso, S.Psi. Dengan adanya SK dan NIK dari Dinas Kebudayaan menjadi semangat untuk menjadikan kesenian berbasis religi sebagai alternatif kesenian unggulan dari Padukuhan Seturan.

Salam Caturtunggal.. Lima Jadi Satu, MAJU !!