Pererat Ukhuwah dan Silaturahmi Pemerintah Desa Caturtunggal Gelar Pengajian Rutin Al-Husna Bulan September 2019

Berita Desa Caturtunggal
img
img
admin 20 September 2019

Pererat Ukhuwah dan Silaturahmi Pemerintah Desa Caturtunggal Gelar Pengajian Rutin Al-Husna Bulan September 2019

Caturtunggal.id- Kelompok Pengajian lingkup PKK Desa Caturtunggal, Al-Husna, menyelenggarakan silaturahmi dan pengajian rutin yang dilaksanakan pada Jum'at siang, 20 September 2019, yang bertempat di Pendopo Puspadenta Balai Desa Caturtunggal. Kegiatan rutin bulanan ini dilakukan secara bergilir, dan kali ini Padukuhan Karanggayam bertugas untuk mempersiapkan rangkaian acara pengajian tersebut.

Acara ini dihadiri oleh Kepala Desa Caturtunggal, Agus Santoso, S.Psi, berserta perangkat dan lembaga, Ketua TP-PKK Desa Caturtunggal, Dukuh se-Desa Caturtunggal, serta jamaah Al-Husna yang berjumlah kurang lebih 350 jamaah.

Agus Santoso, S.Psi, dalam sambutannya menyampaikan dukungan penuh dari Pemerintah Desa Caturtunggal terhadap kegiatan pengajian rutin Al-Husna yang sangat bermanfaat untuk mempererat jalinan ukhuwah dan silaturahmi. Selain itu kegiatan ini juga menjadi tempat untuk belajar dan memperdalam ilmu agama.

Pada kesempatan ini juga disampaikan bantuan operasional dari Pemerintah Desa melalui Agus Santoso, S.Psi, selaku Kepala Desa Caturtunggal kepada Perwakilan Hadrah Nurul Khasanah Padukuhan Karanggayam. Juga disampaikan bantuan berupa beasiswa dan bingkisan paket perlengkapan sekolah dari Kepala Desa Caturtunggal, Ketua TP-PKK Desa, dan Kelompok Pengajian Al-Husna kepada 20 anak yatim berprestasi di Desa Caturtunggal. 

Adapun sebagai pembicara pada pengajian kali ini oleh Ustadz Arif Mansur, dalam ceramahnya menyampaikan mengenai kecintaan kepada Nabi SAW yang diejawantahkan dalam tindakan dengan menjalankan perintahNYA serta menjauhi laranganNYA. Disampaikan pula mengenai nasehat untuk menjaga diri dan keluarga dari api neraka dengan membekali dengan ilmu, akhlak, dan saling mengingatkan untuk berbuat kebaikan serta menjauhkan dari perbuatan yang tercela. Ajaran Islam yang dibawa oleh Rasulullah SAW dalam sikap dan perkataannya sehari-hari adalah rahmat bagi semesta alam. Oleh karena itu, umat Islam tidak boleh berfikir secara inklusif. Meneladani manusia yang telah ditakdirkan ALLAH SWT sebagai makhluk terbaik di alam semesta tentu tak mudah dilakukan.

Ustadz Arif Mansur mengatakan, dalam aplikasinya, umat Muslim dapat meneladani sifat Rasulullah sesuai dengan kemampuannya masing-masing.

"Kita barangkali ada sedikit salah-salah, mudah-mudahan cepat kembali kepada ALLAH. Kita mungkin tidak bisa meniru 100 persen, minimal aspek-aspeknya saja berapapun persennya akan sangat luar biasa kalau kita meneladani beliau," ujar Ustadz Arif Mansur.

Selasai ceramah, ditutup dengan doa oleh Ustadz Arif Mansur dan dilanjutkan dengan shalat Ashar berjamaah.

Salam Caturtungal.. Lima Jadi Satu.. Maju !!!