Merti Dusun Kampung Puluhdadi Seturan dan Peresmian Balai RW. 92-02 oleh Kepala Desa Caturtunggal

Berita Desa Caturtunggal
img
img
admin 18 Oktober 2019

Merti Dusun Kampung Puluhdadi Seturan dan Peresmian Balai RW. 92-02 oleh Kepala Desa Caturtunggal

Puluhdadi, caturtunggal.id- Bertempat di Balai RW. 92-02 Kampung Puluhdadi Seturan, sedang berlangsung pagelaran wayang kulit semalam suntuk dengan dalang Ki Seno Nugroho, dalam rangka Merti Dusun, Jum'at malam (18/10).

Pada kesempatan tersebut juga bertepatan dengan peresmian Balai RW. 92-02 Puluhdadi oleh Kepala Desa Caturtunggal, Agus Santoso, S.Psi, yang didampingi oleh H. Subardi, SH, M.Hum; Inspektur Inspektorat Kabupaten Sleman; Camat Depok; dan Dukuh Seturan.

Ketua panitia, Heri Purnomo, saat melaporkan proses pembangunan Balai RW. 92-02, menyampaikan bahwa pembangunan dilakukan secara bertahap dan dimulai pada bulan Juli 2015. Setelah diberikan ijin kepada warga dalam menggunakan Tanah Kas Desa persil 18 (SHP Nomor 387/Caturtunggal) yang terletak di RW. 92-02 Puluhdadi Seturan dengan luas 278 m² untuk pembangunan Balai RW. 92-02.

Kondisi pembangunan berupa gedung utama dengan luas 276 m², yang memiliki fasilitas: sumur dalam, 2 kamar kecil, dan ruang pantry. Adapun pembangunan bersumber dari dana para donatur dan swadaya masyarakat.

Lebih lanjut, Hari Purnomo menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa dan ucapan terimakasih kepada Kepala Desa Caturtunggal, Agus Santoso, S.Psi; H. Subardi, SH, M.Hum; para donatur, serta seluruh warga Puluhdadi Seturan yang telah memberikan dukungan materiil maupun moriil.

Agus Santoso, menyampaikan apresiasi serta ucapan selamat atas selesainya pembangunan Balai RW. 92.02 Kampung Puluhdadi Seturan. Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap seluruh rangkaian kegiatan merti dusun yang dilakukan oleh warga Puluhdadi Seturan. Hal tersebut sebagai salah satu wujud handarbeni, cinta, dan bakti warga bersama Pemerintah Desa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Ia berharap dengan adanya Balai RW. 92-02 Puluhdadi Seturan ini dapat menunjang segala aktifitas masyarakat, seperti pada acara wayang kulit dalam rangka Merti Dusun malam ini.

“Dengan keikutsertaan masyarakat pada setiap pembangunan melalui swadaya, maka semua akan merasa memiliki terhadap apa yang telah dibangun. Sehingga berkomitmen untuk menjaga dan memelihara agar dapat dipergunakan untuk kepentingan masyarakat sendiri secara maksimal”, pungkasnya.

Salam Caturtunggal.. Lima Jadi Satu: Maju !!!