Pererat Ukhuwah dan Silaturahmi Pemerintah Desa Caturtunggal Gelar Pengajian Rutin Al-Husna Bulan November 2019

Berita Desa Caturtunggal
img
img
admin 15 November 2019

Pererat Ukhuwah dan Silaturahmi Pemerintah Desa Caturtunggal Gelar Pengajian Rutin Al-Husna Bulan November 2019

Caturtunggal.id- Kelompok Pengajian lingkup PKK Desa Caturtunggal, Al-Husna, menyelenggarakan silaturahmi dan pengajian rutin yang dilaksanakan pada Jum'at siang, 15 November 2019, yang bertempat di Pendopo Puspadenta Balai Desa Caturtunggal. Kegiatan rutin bulanan ini dilakukan secara bergilir, dan kali ini Padukuhan Santren bertugas untuk mempersiapkan rangkaian acara pengajian tersebut.

Acara ini dihadiri oleh Kepala Desa Caturtunggal, Agus Santoso, S.Psi, berserta perangkat dan lembaga, Ketua TP-PKK Desa Caturtunggal, Dukuh se-Desa Caturtunggal, Tokoh Masyarakat dan Agama, serta jamaah Al-Husna yang berjumlah kurang lebih 300 jamaah.

Agus Santoso, S.Psi, dalam sambutannya menyampaikan dukungan penuh dari Pemerintah Desa Caturtunggal terhadap kegiatan pengajian rutin Al-Husna yang sangat bermanfaat untuk mempererat jalinan ukhuwah dan silaturahmi. Selain itu kegiatan ini juga menjadi tempat untuk belajar dan memperdalam ilmu agama.

Pada kesempatan ini juga disampaikan bantuan operasional dari Pemerintah Desa melalui Agus Santoso, S.Psi, selaku Kepala Desa Caturtunggal kepada Perwakilan Hadrah Annisa, Padukuhan Santren.

Adapun sebagai pembicara pada pengajian kali ini oleh Ustadz H. Mustofa, M.Pd.I, dalam ceramahnya menyampaikan mengenai kiat untuk meningkatkan kadar keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT. Menjalankan segala perintah dengan menjauhi semua yang dilarang Allah SWT.

Lebih lanjut Ia menyampaikan mengenai implementasi antara hubungan kepada ALLAH SWT dan hubungan sosial kepada sesama umat manusia. Ibadah manusia belumlah lengkap tanpa keseimbangan antara pelaksanaan habluminallah dan hablumiannas. Bahkan disampaikan karakteristik utama masyarakat Islam adalah adanya iman dan taqwa kepada ALLAH, yang berbanding lurus dengan akhlak atau perilaku sosial di masyarakat. Disampaikan pula contoh-contoh perilaku yang relevan dengan zaman sekarang.

Ustadz H. Mustofa, M.Pd.I, juga mengajak, dalam aplikasinya umat Muslim dapat meneladani sifat Rasulullah sesuai dengan kemampuannya masing-masing. Apalagi di Maulud ini juga bertepatan dengan peringatan Hari Lahir Nabi SAW.

"Kita barangkali ada sedikit salah-salah, mudah-mudahan cepat kembali kepada ALLAH. Kita mungkin tidak bisa meniru 100 persen, minimal aspek-aspeknya saja berapapun persennya akan sangat luar biasa kalau kita meneladani beliau. Mari kita selalu berusaha menyeimbangkan antara habluminallah dan hablumiannas," pungkas Ustadz Mustofa.

Selasai ceramah, ditutup dengan doa oleh Ustadz Mustofa dan dilanjutkan dengan shalat Ashar berjamaah.

Salam Caturtungal.. Lima Jadi Satu.. Maju !!!