Kepala Desa Caturtunggal Dampingi Pengukuhan Pelantikan dan Penyerahan NIK Hadroh Kelompok Masyarakat Tradisional Seni Nur Farhan Sehati Papringan

Berita Desa Caturtunggal
img
img
admin 17 November 2019

Kepala Desa Caturtunggal Dampingi Pengukuhan Pelantikan dan Penyerahan NIK Hadroh Kelompok Masyarakat Tradisional Seni Nur Farhan Sehati Papringan

Papringan, caturtunggal.id- Hadroh merupakan musik nuansa islami yang melantunkan shalawat Nabi Muhammad SAW dengan diiringi dengan alat tabuhan maupun alat tertentu. Saat ini kesenian hadroh telah menjamur di berbagai daerah tak terkecuali di Kabupaten Sleman. Salah satunya di Padukuhan Papringan, Desa Caturtunggal, Kecamatan Depok.

Minggu pagi (17/11) bertempat di Masjid Nur Farhan Papringan, kegiatan pengukuhan kelompok Hadroh Nur Farhan Sehati dihadiri oleh Perwakilan dari Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman, Paguyuban Seni dan Religius (PASER) Kabupaten Sleman, Kepala Desa Caturtunggal, Agus Santoso, S.Psi, beserta Kasi Pelayanan, Ketua TP-PKK Desa, Dukuh Papringan, serta tokoh agama dan masyarakat Padukuhan Papringan.

Suratmi, Ketua kelompok hadroh Nur Farhan Sehati Papringan menyampaikan kelompok hadroh awalnya terbentuk dari sekelompok ibu-ibu pengajian. Semangat untuk mensyiarkan agama dengan media kesenian menjadi motivasi untuk belajar dan berlatih hadroh.

Melalui perwakilan dari Dinas terkait dan PASER dilakukan penyerahan Nomor Induk Kesenian setelah dilakukan pengukuhan serta pelantikan kelompok kesenian masyarakat tradisional (hadroh) dengan membacakan surat keputusan dari Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman tersebut.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Desa Caturtunggal, Agus Santoso, S.Psi, juga menyerahkan bantuan pembinaan kelompok kesenian Hadroh Nur Farhan Sehati Papringan.

Agus Santoso, menyampaikan dukungan kepada kelompok kesenian religi yang ada di seluruh wilayah Desa Caturtunggal. Melalui bagian pelayanan, Pemerintah Desa Caturtunggal berkomitmen penuh dalam mendukung segala bentuk kesenian maupun keagamaan.

Dengan adanya beberapa kelompok kesenian religi tersebut dapat menyemarakkan pola dakwah tersegmentasi yang mencakup seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

Pada kesempatan tersebut juga digelar pengajian dengan pembicara Ustadz Drs. H. Endang Sudiyaman, M.Ag. Dalam ceramahnya beliau menyampaikan mengenai pentingnya bersyukur kepada ALLAH SWT. Dengan bersyukur hidup akan lebih dapat dimaknai sebagai kesempatan untuk berlomba-lomba dalam kebaikan dan perbaikan yang muaranya menjadi sebaik-baiknya manusia, yaitu yang dapat bermanfaat bagi sesama.

Sementara itu, Dukuh Papringan, Nur Hamid, S.Ag, mengucapkan terimakasih atas dukungan serta pendampingan dari Kepala Desa Caturtunggal, Agus Santoso, S.Psi. Dengan adanya SK dan NIK dari Dinas Kebudayaan menjadi semangat untuk menjadikan kesenian berbasis religi sebagai alternatif kesenian unggulan dari Padukuhan Papringan.

Salam Caturtunggal.. Lima Jadi Satu, MAJU !!