Pererat Ukhuwah dan Silaturahmi, Pemerintah Desa Caturtunggal Gelar Pengajian Rutin Al-Husna Bulan Januari 2020

Berita Desa Caturtunggal
img
img
admin 24 Januari 2020

Pererat Ukhuwah dan Silaturahmi, Pemerintah Desa Caturtunggal Gelar Pengajian Rutin Al-Husna Bulan Januari 2020

Caturtunggal.id- Kelompok Pengajian lingkup PKK Desa Caturtunggal, Al-Husna, menyelenggarakan silaturahmi dan pengajian rutin yang dilaksanakan pada Jum'at siang, 24 Januari 2020, yang bertempat di Pendopo Puspadenta Balai Desa Caturtunggal. Kegiatan rutin bulanan ini dilakukan secara bergilir, dan kali ini Padukuhan Ambarukmo bertugas untuk mempersiapkan rangkaian acara pengajian tersebut.

Acara ini dihadiri oleh Penjabat Kepala Desa Caturtunggal, yang diwakili oleh Sekretaris Desa Caturtunggal, Aminudin Aziz, S.Si, berserta perangkat dan lembaga, Agus Santoso, S.Psi, selaku Tokoh Masyarakat Desa Caturtunggal, Dukuh se-Desa Caturtunggal, Tokoh Agama, serta jamaah Al-Husna yang berjumlah kurang lebih 300 jamaah.

Aminudin Aziz, S.Si, dalam sambutannya menyampaikan dukungan penuh dari Pemerintah Desa Caturtunggal terhadap kegiatan pengajian rutin Al-Husna ini meneruskan program dari Bapak Agus Santoso yang sangat bermanfaat untuk mempererat jalinan ukhuwah dan silaturahmi. Selain itu kegiatan ini juga menjadi tempat untuk belajar dan memperdalam ilmu agama.

Pada kesempatan ini juga disampaikan bantuan operasional dari Pemerintah Desa melalui Aminudin Aziz, S.Si, selaku Sekretaris Desa Caturtunggal kepada Perwakilan Hadrah Ashwatul Jannah, Padukuhan Ambarukmo.

Adapun sebagai pembicara pada pengajian kali ini oleh Ustadz Endri Laksana Nugraha, ST, dalam ceramahnya menyampaikan mengenai doa sebagai senjata bagi umat muslim. Doa merupakan ibadah dan salah satu bentuk ketaatan kepada Allah SWT. Selain itu juga disampaikan mengenai manfaat doa, diantaranya doa adalah sebab untuk mecegah bala', doa menunjukkan bukti benarnya ketawakalan seseorang kepada Allah SWT.

Lebih lanjut Ia menyampaikan mengenai implementasi shalat yang juga berkaitan dengan hubungan kepada ALLAH SWT dan hubungan sosial kepada sesama umat manusia. Ibadah manusia belumlah lengkap tanpa keseimbangan antara pelaksanaan habluminallah dan hablumiannas. Bahkan disampaikan karakteristik utama masyarakat Islam adalah adanya iman dan taqwa kepada ALLAH, yang berbanding lurus dengan akhlak atau perilaku sosial di masyarakat. Disampaikan pula contoh-contoh perilaku yang relevan dengan zaman sekarang.

Ustadz Endri Laksana Nugraha, ST, juga mengajak dalam aplikasinya umat Muslim dapat meneladani sifat Rasulullah sesuai dengan kemampuannya masing-masing. Dengan doa dan shalawat kepada Rasulullah SAW diharapkan dapat menjadi wasilah untuk mengapai hidup yang bahagia, dan selamat dunia akhirat.

"Kita barangkali ada sedikit salah-salah, mudah-mudahan cepat kembali kepada ALLAH. Kita mungkin tidak bisa meniru 100 persen, minimal aspek-aspeknya saja berapapun persennya akan sangat luar biasa kalau kita meneladani beliau. Mari kita selalu berusaha menyeimbangkan antara habluminallah dan hablumiannas," pungkas Ustadz Endri Laksana Nugraha, ST.

Selasai ceramah, ditutup dengan doa oleh Ustadz Endri dan dilanjutkan dengan shalat Ashar berjamaah.

Salam Caturtungal.. Lima Jadi Satu.. Maju !!!